I ... am speechless. There are a loaaaaaad of things I wanna write and complain about. Tapi biasanya aku kualat. So, my lips are sealed. Tapi aku kan anaknya gatel kan yah kalo lagi pingin ditulis di blog tapi ga ditulis hahaaa. So, whatever.
I was being (way) too emotional yesterday and yes, I regret a few things that I did. Tipikal nyesel gara-gara tindakan berdasarkan emosi belaka hahaa. In my defense, being emotional because of this is rather new to me. Well, it's not exactly new, but still.
So it actually surprised me, it still does, that turned out it means a big deal to me. It's a whole new perspective. It's women logic all over again. Now I am able to fully sympathize Inka. I will never criticize you ever ever again, Ka. Hahahahaa.
And there's this other thing. It's creeping me out when I found out that, ugh, never mind. You know, there are some things better left unsaid. Tinggal bisa ketok-ketok meja tiga kali dan lempar garam biar ga kualat dan malah aku yang kaya gitu nanti. Naudubillah.
Ohh!! One more thing. Sebagai penggemar berat karya-karyanya JK Rowling, aku merasa sangat amat kecolongan begitu tau ternyata The Tales of Beedle The Bard udah lama diterbitkan tapi aku baru tauuuuu!! Dan berburu yang versi bahasa inggris udah susah bangeeett. Cara terakhir yang aku tau mungkin harus mesen di Amazon, which is sebenernya ga mahal-mahal banget sih, tapi ongkos kirimnya yang mahal bangetttt!! Beberapa kali lipat harga bukunya sendiri huhuhu.
And now all I can do is miserably sta, ah naw. I can't trust this blog anymore so, wish me luck.
Thursday, December 6, 2012
Saturday, December 1, 2012
Awesome Benedict Cumberbatch
"You want me to shake hands with you in hell? I shall not disappoint you."Sherlock Holmes - Sherlock Series (season 3 episode 3)
Friday, November 30, 2012
Somebody That I Used To Know
He used to arouse my curiosity
He made me wanted to know every lil thing about him
He shooed away the nightmares I could've had
He soothed me so easily with only a few words
He would let me sleep in his arm
He's the reason why I want to gaze at the stars and the moon every night
He was my indian summer
Well, I wanna tell you that he is my father or something, but he's not. Ah, too bad right. I wrote those words not because of some pathetic sloppy corny reasons. I wrote them because I merely miss him, as a friend. Because he's a really good friend I used to have.
I wish I'll meet someone that'll make me feel the way he made me. Let's us all cross our fingers, then!
He made me wanted to know every lil thing about him
He shooed away the nightmares I could've had
He soothed me so easily with only a few words
He would let me sleep in his arm
He's the reason why I want to gaze at the stars and the moon every night
He was my indian summer
Well, I wanna tell you that he is my father or something, but he's not. Ah, too bad right. I wrote those words not because of some pathetic sloppy corny reasons. I wrote them because I merely miss him, as a friend. Because he's a really good friend I used to have.
I wish I'll meet someone that'll make me feel the way he made me. Let's us all cross our fingers, then!
Sunday, October 14, 2012
October's Highlights
So it's October already. A few highlights so far.
1. I'm going to go to Jakarta again this Thursday because Della's royal engagement is coming in hot!! Hahahh. I'm pretty excited and nervous at the same time.
2. Considering the royal engagement then I glanced into my closet, the first thing that struck my mind was what every girl always thinks about when she takes a look into her closet: "Crap, I don't have anything to wear!!" (padahal lemarinya penuh macem-macem baju hahahahaa).
So my mom agreed to buy me a kebaya (kebayas, actually hihihii). Hooraaaaayyy! Tapiii setelah kebayanya dipaket ke kosan dan aku coba, jeng jeng jeng, sarung kebayanya ga muat aja doooong di akuuuu!! It's the worst nightmare. No no no. Bukan akunya yang kegendutaaan! Orang kan sarungnya dicoba si Della juga (she has this freaking gorgeous bikini body, you know, flat abs and really long legs) dan di Della ga muat juga kok!! Hahahh! See, aku ga gendut tauuk. Sarungnya aja kekecilan nihh. Nah sekarang tapi peer buat benerin sarungnya huhuuh.
3. Surabaya had a rain last Thursday. Finally hahahaa. Well, though it was a quick rain and actually it was more like drizzling than raining, but it was okay. Because Lord knows how much I missed the rain. It was only too bad the rain was coming with a blackout. Blackout is totally the worst thing you can have in the rain.
4. And I truly failed miserably reading that Midnight's Children. Well, mungkin karena tersugesti duluan yah, gara-gara baca review yang pada bilang bahwa Midnight's Children adalah bacaan berat. Dan memang bacaan yang berat sih, tapi aku pikir jauhhh lebih ga menarik The Catcher In The Rye. Tapi tetep akhirnya aku masi males baca Midnight's Children, lebih tertarik baca ulang Harry Potter dan Sherlock Holmes hihii.
5. Dan akhirnyaaa, setelah telat seminggu dari jadwal, I finally have the copy of J.K. Rowling's The Casual Vacancy in my hand!!
Oh goodbye, Salman Rushdie. See ya, well, next year I think. Hihihiii.
1. I'm going to go to Jakarta again this Thursday because Della's royal engagement is coming in hot!! Hahahh. I'm pretty excited and nervous at the same time.
2. Considering the royal engagement then I glanced into my closet, the first thing that struck my mind was what every girl always thinks about when she takes a look into her closet: "Crap, I don't have anything to wear!!" (padahal lemarinya penuh macem-macem baju hahahahaa).
So my mom agreed to buy me a kebaya (kebayas, actually hihihii). Hooraaaaayyy! Tapiii setelah kebayanya dipaket ke kosan dan aku coba, jeng jeng jeng, sarung kebayanya ga muat aja doooong di akuuuu!! It's the worst nightmare. No no no. Bukan akunya yang kegendutaaan! Orang kan sarungnya dicoba si Della juga (she has this freaking gorgeous bikini body, you know, flat abs and really long legs) dan di Della ga muat juga kok!! Hahahh! See, aku ga gendut tauuk. Sarungnya aja kekecilan nihh. Nah sekarang tapi peer buat benerin sarungnya huhuuh.
3. Surabaya had a rain last Thursday. Finally hahahaa. Well, though it was a quick rain and actually it was more like drizzling than raining, but it was okay. Because Lord knows how much I missed the rain. It was only too bad the rain was coming with a blackout. Blackout is totally the worst thing you can have in the rain.
4. And I truly failed miserably reading that Midnight's Children. Well, mungkin karena tersugesti duluan yah, gara-gara baca review yang pada bilang bahwa Midnight's Children adalah bacaan berat. Dan memang bacaan yang berat sih, tapi aku pikir jauhhh lebih ga menarik The Catcher In The Rye. Tapi tetep akhirnya aku masi males baca Midnight's Children, lebih tertarik baca ulang Harry Potter dan Sherlock Holmes hihii.
5. Dan akhirnyaaa, setelah telat seminggu dari jadwal, I finally have the copy of J.K. Rowling's The Casual Vacancy in my hand!!
| J.K. Rowling's The Casual Vacancy |
| That belongs to me |
Sunday, September 30, 2012
Sherlock The Series
Aku baru nonton series Sherlock! And I looooove it!!
I am usually not a fan of this kind of series, you know, series yang ceritanya tentang pembunuhan gini, macem CSI atau Dexter. Dan walaupun udah beberapa kali denger tentang Sherlock, tapi aku masi ga tertarik nonton. Tapiiiii kemaren nonton di Dita dan ternyata baguuuuuuus! Langsung deh ngopi season 1-2 hihihi.
Nahh, aku udah kelar nonton yang season 1 and I can't help to notice some things.
Setting waktunya beda dengan yang di novel dan filmnya, kalo Sherlock series ini mengambil London jaman modern. Dr John Watson diceritakan baru pulang dari perang di Afganishtan, sama kaya di novelnya dan sedang mencari flat murah di London. Kemudian Watson diperkenalkan dengan Holmes yang sedang bekerja di labnya. Ini yang bikin aku langsung tertarik, karena ceritanya mirip dengan yang di novel.
Lalu beberapa tokoh yang crucial, yang selalu ada di novel, film, maupun seriesnya, misalnya Mrs.Hudson dan Inspector Lestrade. Lalu ada Sarah Sawyer yang setauku di novel ga pernah ada yang namanya Sarah Sawyer. Aku taunya istrinya Dr.Watson itu Mary Morstan. Tapi aku sukaaaaaaa bangett sama Sarah Sawyer disini! Cantik, baik hati, dan pemberani! Selain itu ada Mycroft Holmes, saudara laki-lakinya Sherlock Holmes. Aku udah suka banget sama Mycroft dari waktu pertama kali baca The Bruce Partington Plan. Dan aku sih lebih suka Mycroft yang di series yah daripada yang di film hihii.
Lalu musuh bebuyutannya Holmes, Professor James Moriarty juga muncul, tapi kalau di series namanya sedikit berubah jadi Jim Moriarty. Aku lebih suka Moriarty yang di series daripada yang di film, karena yang di series jauh lebih serem. He gave chills to me bone!
Terus ada Dr.John Watson, of course. Sama-sama satu-satunya orang yang dekat dengan Holmes. Sama-sama penulis dan menuliskan petualangannya bersama Holmes. Tapi kalo Dr.Watson versi Jude Law lebih muda dan ganteng, dan juga bisa memarahi Sherlock Holmes kalau terlalu lama mengurung diri di kamarnya. But Martin Freeman also make a hell of a Dr.Watson. Oh ya, kalo di film dan di novel, Holmes dan Dr.Watson saling memanggil surname, tapi kalau di series mereka memakai first name.
Dan yang paling oke, Sherlock Holmes-nya. I think Benedict Cumberbatch portrayed Sherlock Holmes really well. Karena aku pernah nonton yang versi film maka mau ga mau pasting ngebanding-bandingin yaahh hehe. Over all, baik Robert Downey Jr dan Benedict Cumberbatch sama-sama bisa menggambarkan Sherlock Holmes di buku yang a very good violist, eccentric, genius, but untidy, arrogant, narcissist, loner, and his lack of ability to build a relationship with another person. Kalo di Sherlock series, si Sherlock Holmes-nya sering bertindak seenaknya dan lebih ngeselin daripada yang di film maupun di novel, bahkan terhadap Mrs. Hudson. Sedangkan kalau di novel, Holmes diceritakan always acted like a gentleman when it came to deal with women.
Terus mereka juga digambarkan sama-sama punya kebiasaan buruk seperti latihan menembak di dinding rumah, senang melakukan percobaan-percobaan kimia di flat, dan stres jika tidak memiliki kasus untuk dipecahkan. Kalo di series, Holmes memakai nicotine patch untuk mengatasi ketergantungannya pada nikotin, sedangkan kalau di novel, selain sering menggunakan pipa rokok, Holmes digambarkan sebagai pengguna obat-obatan terutama kalo sedang sepi kasus.
Walaupun secara garis besar Sherlock Holmes versi Benedict Cumberbatch dan Robert Downey Jr mirip, tapi aku merasa there's something different between them. Kalau Sherlock Holmes versi Robert Downey Jr adalah versi bad boy-nya sedangkan Benedict Cumberbatch adalah versi yang lebih nerd dan dorky. Daaaaaaann dari awal Holmes muncul di episode pertama Study In Pink, I can't help thinking kalau si Sherlock-nya Benedict Cumberbatch ini mengingatkanku pada seseorang. Guess who? He reminds me of Sheldon Cooper yang di Big Bang Theory!! Hahahahahahaa. Sifatnya yang seenaknya, suka memerintah orang lain, sering ngeselin, ihh bener-bener mirip Sheldon dah hahaha.
Nah sekarang mau lanjut namatin season 2! Yay!!
I am usually not a fan of this kind of series, you know, series yang ceritanya tentang pembunuhan gini, macem CSI atau Dexter. Dan walaupun udah beberapa kali denger tentang Sherlock, tapi aku masi ga tertarik nonton. Tapiiiii kemaren nonton di Dita dan ternyata baguuuuuuus! Langsung deh ngopi season 1-2 hihihi.
Nahh, aku udah kelar nonton yang season 1 and I can't help to notice some things.
Setting waktunya beda dengan yang di novel dan filmnya, kalo Sherlock series ini mengambil London jaman modern. Dr John Watson diceritakan baru pulang dari perang di Afganishtan, sama kaya di novelnya dan sedang mencari flat murah di London. Kemudian Watson diperkenalkan dengan Holmes yang sedang bekerja di labnya. Ini yang bikin aku langsung tertarik, karena ceritanya mirip dengan yang di novel.
Lalu beberapa tokoh yang crucial, yang selalu ada di novel, film, maupun seriesnya, misalnya Mrs.Hudson dan Inspector Lestrade. Lalu ada Sarah Sawyer yang setauku di novel ga pernah ada yang namanya Sarah Sawyer. Aku taunya istrinya Dr.Watson itu Mary Morstan. Tapi aku sukaaaaaaa bangett sama Sarah Sawyer disini! Cantik, baik hati, dan pemberani! Selain itu ada Mycroft Holmes, saudara laki-lakinya Sherlock Holmes. Aku udah suka banget sama Mycroft dari waktu pertama kali baca The Bruce Partington Plan. Dan aku sih lebih suka Mycroft yang di series yah daripada yang di film hihii.
Lalu musuh bebuyutannya Holmes, Professor James Moriarty juga muncul, tapi kalau di series namanya sedikit berubah jadi Jim Moriarty. Aku lebih suka Moriarty yang di series daripada yang di film, karena yang di series jauh lebih serem. He gave chills to me bone!
Terus ada Dr.John Watson, of course. Sama-sama satu-satunya orang yang dekat dengan Holmes. Sama-sama penulis dan menuliskan petualangannya bersama Holmes. Tapi kalo Dr.Watson versi Jude Law lebih muda dan ganteng, dan juga bisa memarahi Sherlock Holmes kalau terlalu lama mengurung diri di kamarnya. But Martin Freeman also make a hell of a Dr.Watson. Oh ya, kalo di film dan di novel, Holmes dan Dr.Watson saling memanggil surname, tapi kalau di series mereka memakai first name.
Dan yang paling oke, Sherlock Holmes-nya. I think Benedict Cumberbatch portrayed Sherlock Holmes really well. Karena aku pernah nonton yang versi film maka mau ga mau pasting ngebanding-bandingin yaahh hehe. Over all, baik Robert Downey Jr dan Benedict Cumberbatch sama-sama bisa menggambarkan Sherlock Holmes di buku yang a very good violist, eccentric, genius, but untidy, arrogant, narcissist, loner, and his lack of ability to build a relationship with another person. Kalo di Sherlock series, si Sherlock Holmes-nya sering bertindak seenaknya dan lebih ngeselin daripada yang di film maupun di novel, bahkan terhadap Mrs. Hudson. Sedangkan kalau di novel, Holmes diceritakan always acted like a gentleman when it came to deal with women.
Terus mereka juga digambarkan sama-sama punya kebiasaan buruk seperti latihan menembak di dinding rumah, senang melakukan percobaan-percobaan kimia di flat, dan stres jika tidak memiliki kasus untuk dipecahkan. Kalo di series, Holmes memakai nicotine patch untuk mengatasi ketergantungannya pada nikotin, sedangkan kalau di novel, selain sering menggunakan pipa rokok, Holmes digambarkan sebagai pengguna obat-obatan terutama kalo sedang sepi kasus.
Walaupun secara garis besar Sherlock Holmes versi Benedict Cumberbatch dan Robert Downey Jr mirip, tapi aku merasa there's something different between them. Kalau Sherlock Holmes versi Robert Downey Jr adalah versi bad boy-nya sedangkan Benedict Cumberbatch adalah versi yang lebih nerd dan dorky. Daaaaaaann dari awal Holmes muncul di episode pertama Study In Pink, I can't help thinking kalau si Sherlock-nya Benedict Cumberbatch ini mengingatkanku pada seseorang. Guess who? He reminds me of Sheldon Cooper yang di Big Bang Theory!! Hahahahahahaa. Sifatnya yang seenaknya, suka memerintah orang lain, sering ngeselin, ihh bener-bener mirip Sheldon dah hahaha.
Nah sekarang mau lanjut namatin season 2! Yay!!
Tuesday, September 25, 2012
My Super Sweet Friends!!
Okay so I was on the wallet hunting mission. Budget-nya juga udah tersedia. Yah sebenernya ini adalah duit buat beli kacamata yang akhirnya aku abuse buat beli dompet huahaahahahha maap mamaaahh! Tapi udah bilang mama cihh, dan dibolehin kok disalurkan buat beli dompet hehehh.
Tapiiiii dasar akunya anak yang rewel dan pemilih yaahh, dari kemaren-kemaren kaga dapet-dapet dompet yang aku mau. Because I think wallet is something that will stick with you for a pretty long time, jadi aku gamau salah beli dompet dan nyesel. Ini pilih-pilih dompet apa pilih-pilih pacar yaaaa.
Dan sebenernya pun syarat dompet yang aku pingin juga ga banyak kok, aku bukannya pingin dompet dari kulit buaya atau gimana gitu. All that I want is dompet yang ga kaya dompet ibu-ibu gitu. Udah that's it. Tapi ga nemu aja lho.
Ehhh tak diduga tak dinyana, tadi waktu nemenin Dulce ke rumah pasiennya, tiba-tiba dia nanya, "Nooon, aku punya sesuatu buat kamu lhoooooohh!" sambil nyengir. Aku bengong. Apa yah. Ahh, kayanya si serum rambutku yang ketinggalan di rumah Della kali nih. Terus Della ngeluarin bungkusan abu-abu dan nyuruh buka. Dan ternyata isinya dompet yang cakeeeeeeeppp bangetttt hihihihihii. Makaci Dulceeeeeee!!
Beberapa hari yang lalu si Dulce emang sempet ngeliat-liatin dompet, nanya-nanya pendapat gitu. Kirain mau beli dompet juga, ehh gataunya dibeliin buat akuuuu. Ihhhh cocwit banget yahh temen aku satu iniiiii hihii.
Terusan juga trackball blackberry sempet ngadat (setelah ketumpahan susu hahaha). Tadinya udah males banget mau ke WTC buat ganti trackball, tapi ternyata Dita mau nemenin ganti trackball hihihii. Padahal Surabaya lagi cerah dan panas bangetttt lhoo. Dan motor Dita sempet ga mau distarter. Tapi Dita bela-belain tetep nemeniiiiinn. Awwwwww cocwiiiitt. Terus jadinya sekalian mamam dan beli buah buat cemilan sehat dikosan.
Ahhh jadi inget dulu pernah sakit, mual-mual sampe muntah, dibawain obat sama Dita. Terus cacingan (yes, cacingan! hahahahaa) juga dibawain obat sama Dita. Terus waktu maag, alergi kumat juga Dita nganterin ke dokter. Awwwwww cocwiiitt. Della juga pernah deh nganter ke dokter. Inka juga pernah nganterin ke dokter. Dibeliin makan sama mereka juga seriiiing! Ahh macem-macem banget dehh, sampe ga inget. Ihhh temen-temen aku cocwit semua yaaaaaahhh.
Alhamdulilaaaaaaahhh banget-bangetan dikasi temen-temen yang jempolan!! Walaupun ada lah kita berantemnya, ga enakan, ga ngomong. That's normal, I guess. Malah aneh kalo temenan tapi ga pernah berantem. Menurutku salah satu tanda kita udah deket sama orang adalah kalo kita udah bisa berantem sama orang tersebut.
Hihihihihii alhamdulilah ya Allaahh :D
PS: Aku baru tau arti kata miapa dan ciyus hahahaha ketinggalan jaman deh.
PS 2: I miss rainy days! Ayo dong sesekali hujan gituu huhuuhuhuu.
Tapiiiii dasar akunya anak yang rewel dan pemilih yaahh, dari kemaren-kemaren kaga dapet-dapet dompet yang aku mau. Because I think wallet is something that will stick with you for a pretty long time, jadi aku gamau salah beli dompet dan nyesel. Ini pilih-pilih dompet apa pilih-pilih pacar yaaaa.
Dan sebenernya pun syarat dompet yang aku pingin juga ga banyak kok, aku bukannya pingin dompet dari kulit buaya atau gimana gitu. All that I want is dompet yang ga kaya dompet ibu-ibu gitu. Udah that's it. Tapi ga nemu aja lho.
Ehhh tak diduga tak dinyana, tadi waktu nemenin Dulce ke rumah pasiennya, tiba-tiba dia nanya, "Nooon, aku punya sesuatu buat kamu lhoooooohh!" sambil nyengir. Aku bengong. Apa yah. Ahh, kayanya si serum rambutku yang ketinggalan di rumah Della kali nih. Terus Della ngeluarin bungkusan abu-abu dan nyuruh buka. Dan ternyata isinya dompet yang cakeeeeeeeppp bangetttt hihihihihii. Makaci Dulceeeeeee!!
Beberapa hari yang lalu si Dulce emang sempet ngeliat-liatin dompet, nanya-nanya pendapat gitu. Kirain mau beli dompet juga, ehh gataunya dibeliin buat akuuuu. Ihhhh cocwit banget yahh temen aku satu iniiiii hihii.
Terusan juga trackball blackberry sempet ngadat (setelah ketumpahan susu hahaha). Tadinya udah males banget mau ke WTC buat ganti trackball, tapi ternyata Dita mau nemenin ganti trackball hihihii. Padahal Surabaya lagi cerah dan panas bangetttt lhoo. Dan motor Dita sempet ga mau distarter. Tapi Dita bela-belain tetep nemeniiiiinn. Awwwwww cocwiiiitt. Terus jadinya sekalian mamam dan beli buah buat cemilan sehat dikosan.
Ahhh jadi inget dulu pernah sakit, mual-mual sampe muntah, dibawain obat sama Dita. Terus cacingan (yes, cacingan! hahahahaa) juga dibawain obat sama Dita. Terus waktu maag, alergi kumat juga Dita nganterin ke dokter. Awwwwww cocwiiitt. Della juga pernah deh nganter ke dokter. Inka juga pernah nganterin ke dokter. Dibeliin makan sama mereka juga seriiiing! Ahh macem-macem banget dehh, sampe ga inget. Ihhh temen-temen aku cocwit semua yaaaaaahhh.
Alhamdulilaaaaaaahhh banget-bangetan dikasi temen-temen yang jempolan!! Walaupun ada lah kita berantemnya, ga enakan, ga ngomong. That's normal, I guess. Malah aneh kalo temenan tapi ga pernah berantem. Menurutku salah satu tanda kita udah deket sama orang adalah kalo kita udah bisa berantem sama orang tersebut.
Hihihihihii alhamdulilah ya Allaahh :D
PS: Aku baru tau arti kata miapa dan ciyus hahahaha ketinggalan jaman deh.
PS 2: I miss rainy days! Ayo dong sesekali hujan gituu huhuuhuhuu.
Tuesday, September 18, 2012
Hitokiri Battosai
Baru aja ga sengaja liat link ini.
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa aku kan dulu suka banget sama Kenshin. Aku inget banget aku dulu sedih banget waktu dulu ada episode dimana Kenshin-nya mati (waktu bertarung sama Shishio apa ya, lupa deh), itu anak-anak cowok juga pada ngomongin. Eh besokannya hidup lagiiii hahahahah kaya sinetron ya. Lalu aku juga suka episode waktu Kenshin harus bikin pedang bermata terbalik yang baru karena pedang yang lama patah. Aaaaahh jadi kangen pingin nonton lagii. Terus sekarang dibikin live action-nya aja lhoo. Tapi gitu aku liat trailernya, hmmmm kok Kenshin-nya lebih cakep yang di animasinya yaaaah hahahahaha. Jadi ga pingin liat haha. Tapi pemeran Kaori-nya cantik kok, kawai ala cewek Jepang.
Oh ya terus yang jadi Sanosuke Sagara juga kurang ganteng, sayang sekali. And one more thing. Kalo dipikir-pikir Kenshin itu agak mirip Jason Bourne yah. Sama-sama pembunuh bayaran insaf hihihi.
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa aku kan dulu suka banget sama Kenshin. Aku inget banget aku dulu sedih banget waktu dulu ada episode dimana Kenshin-nya mati (waktu bertarung sama Shishio apa ya, lupa deh), itu anak-anak cowok juga pada ngomongin. Eh besokannya hidup lagiiii hahahahah kaya sinetron ya. Lalu aku juga suka episode waktu Kenshin harus bikin pedang bermata terbalik yang baru karena pedang yang lama patah. Aaaaahh jadi kangen pingin nonton lagii. Terus sekarang dibikin live action-nya aja lhoo. Tapi gitu aku liat trailernya, hmmmm kok Kenshin-nya lebih cakep yang di animasinya yaaaah hahahahaha. Jadi ga pingin liat haha. Tapi pemeran Kaori-nya cantik kok, kawai ala cewek Jepang.
Oh ya terus yang jadi Sanosuke Sagara juga kurang ganteng, sayang sekali. And one more thing. Kalo dipikir-pikir Kenshin itu agak mirip Jason Bourne yah. Sama-sama pembunuh bayaran insaf hihihi.
Subscribe to:
Posts (Atom)
